“dan yang membuat saya bertahan dan tetap bersabar, karena dulu saya pernah menjanjikan bisa adil dan akan memilih. Tapi kapan? Permintaan maaf tanpa sesuatu yang bisa dilakukan untuk memperjelas semua ini sama dengan tetap menyakiti.
Aku sakit, dia pasti juga sakit,
Allah Maha Pembuat Keputusan. Itu kan yang kamu yakini dan aku juga yakin… tapi membiarkan semua ini berlarut-larut. Atau Allah hanya ingin menguji kesabaran kita. Kita lihat siapa yang akan sakit dan bahagia di akhir nanti. Allah Maha Adil dan aku percaya itu. Semua ada konsekuensinya. Kalaupun harus aku yang….”
oh... this is my complicated life.

0 comments:
Post a Comment